SMA
Sekolah Menengah Atas atau biasa
disingkat dengan singkatan SMA merupakan jenjang pendidikan menengah pada
pendidikan formal yang ada di Indonesia setelah lulus dari Sekolah Menengah
Pertama (SMP) atau sederajat. Sekolah Menengah Atas ditempuh dalam kurun waktu
3 tahun, dengan dimulai dari kelas 10 hingga kelas 12. Sejak kelas 10 siswa SMA
sudah dibagi menjadi beberapa jurusan sesuai
dengan petunjuk implementasi kurikulum 2013 yakni MIA dan IIS.
SMK
Sekolah Menengah Kejuruan atau biasa
disingkat dengan singkatan SMK merupakan salah satu bentuk satuan dari
pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan yang ada di jenjang
pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP ataupun MTs atau dari bentuk lain
yang sederajat, atau lanjutan dari hasil yang diakui secara setara. Untuk di
SMK sendiri terdapat banyak sekali Program Keahlian.
1. Perbedaan SMA dan SMK
SMA
- SMA mengedepankan akan adanya akademik, misal seperti jurusan Bahasa, IPA, IPS dan lainnya.
- SMA memiliki teori yang lebih banyak dibandingkan praktik.
- SMA memang lebih ditujukan kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi.
- SMA siswanya biasanya merata.
- Biaya SMA relatif murah apabila dikalkulasikan.
SMK
- SMK mengedepankan kemampuan atau skill yang dimiliki oleh setiap siswanya.
- SMK memiliki lebih banyak praktik dibandingkan dengan hanya teori.
- SMK lebih ditujukan untuk langsung bekerja, walaupun melanjutkan ke Perguruan Tinggi juga bisa.
- SMK siswanya biasanya tidak merata, ada yang banyak laki-laki untuk jurusan tertentu, dan adapula yang banyak perempuan untuk jurusan tertentu.
- Biaya SMK relatif lebih tinggi saat dikulkalasikan karena didukung dengan biaya praktik yang tidak murah.
2. Kelebihan SMA dan SMK
SMA
- Sangat tepat untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yakni di Perguruan Tinggi.
- Biaya sekolah di SMA relatif murah.
- Ilmu yang diajarkan oleh guru akan lebih banyak didapatkan dengan lebih merinci.
SMK
- Sangat tepat apabila ingin setelah lulus langsung bekerja.
- Praktik lebih ditekankan dibandingkan teori.
- Kecakapan emosional lebih terlatih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar